bagaimana anda mengartikan kata"mengasuh"? jika di lihat di kamus besar bahasa indonesia, mengasuh adalah mengarahkan seseorang menjadi baik dan sesuai dengan aturan yang ada di begara maupun agama.
lalu bagaimana dengan metode mengasuh itu sendiri? selama ini, kita mengartikan kata mengasuh adalah mengarahkan menjadi lebih baik dengancara apapun. bahkan banyak di di bagian elemen masyarakat dan lembaga-lembaga pendidikan yang mengartikan kata mengasuh dengan metode yang kurang pas. contoh, seperti membesar-besarkan masalah yang sekiranya tidak begitu mendasar, memarahi anak-anak yang berbuat nakal secara berlebihan dan paling buruk dan sering terjadi di golongan tua adalah dimana ketika seseorang melakukan perbuatan buruk, maka selamanya dia akan di katakan buruk meskipun dia sudah berubah.
cara mengartikan kata mengasuh demikian itu lah yang harus di ubah. caranya??
metode mangasuh seseorang di jaman sekarang dan jaman dulu sangatlah berbeda. manusia yang hidup di jaman dulu harus dan wajib menyesuaikan diri dengan jamannya. suatu keadaan di katakan usang, buruk dan tumpang, jika tidak dapat sesuai dengan jamannya.
sama halnya denga mengasuh seseorang.
orang yang bijak dan peduli dengan ketertiban suatu lingkungan, akan mengarahkan suatu tempat itu menuju yang lebih baik dengan tindakan yang bijak pula. metode yang di ambil juga harus sesuai dengan apa yang di tanganganinya. jika mengatasi seseorang yang mudah di omongi, mudah di ajak bertukar pikiran, mungkin akan mudah bagi seseorang untuk mengasuhnya tanpa peluh dan pengorbana yang begitu besar. tapi lain lagi jika seorang pengasuh menemui anak asuh/seseorang yang di asuhnya adalah anak yang keras, bandel, nakal dan tidak mau berubah. maka kita harus memiliki tenaga ekstra untuk mengasuhnya.
namun, tenaga ekstra yang di kasud disini bukanlah tenaga okol yang hanya bisa meperpara keadaan. namun, tenaga ekstra yang di maksud adalah berupa pengorbanan dan siap menjadi tumpuan bagi si anak yang di asuh.
mungkin metode yang di tawarkan disini bukanlah metode yang mudah di jalani. karena sama dengan yang di utarakan di atas, bahwa seorang pengasuh harus mengasuh seseorang dengan penuh pengorbanan.
seorang pengasuh harus mengasuh seseorang dengan hati. bertindak dengan hati. harus mengetahui faktor X mengapa seseorang bisa menjadi tidak beres. dan harus memperlakukan orang yang di asuh seperti diri kita sendiri. memberinya kasih sayang, melindunginya, tidak memarahi seseorang yang di asuhnya itu saja, namun juga di tunjukkan jalannya yang salah itu dengan bijak.
dan kunci dari mengasuh adalah sabar dan sayang. sabar dalam menghadapi perlawanan dan memberikan kasih sayang tanpa batas pada seseorang yang di asuh. mungkin ini butuh waktu lama karena seseorang yang kita asuh harus mengerti perlahan-lahan tentang dirinya dan maksud baik kita. dan jangan-sekali-kali memberikan tekanan pada mereka. masih ingat mahatma gandhi yang mempersatukan India tanpa kekerasan bukan?
pendapat ini di dasari dari kegigihan mahatma gandhi dalam mendamaikan rakyatnya. dan semoga bisa menambah pengetahuan bagi yang tidak tahu, dan menjadi peringatan bagi yang mengasuh tapi dengan cara yang tidak pas pada jamannya.
Mengenai Saya
Sabtu, 30 Oktober 2010
bagaimana anda mengartikan kata "mengasuh"?
Sabtu, 23 Oktober 2010
tidak akan ada yang bisa
meskipun kau menggempur aku dengan batu pualam,
palu godam dan serpihan kaca
aku akan tetap berdiri tegak
menatap matamu yang besar namun telah menciut karena kepicikanmu
meskipun kau berusaha memecahkan ikatan darah ini
dengan kecerdasan dan keuletanmu dalam bersilat lidah
kami tetap tak pernah terkalahkan
kau hanya debu di antara pasir
yang tak pernah masuk dalam perhitungan apapun
Selasa, 12 Oktober 2010
ternyata begitu banyak koruptor dimana-mana
mungkin Indonesia bisa menjadi negara yang adi kuasa minimal menjadi macan asia. begitu banyak sumber daya alam yang mahal yang jarang di dapatkan di negara lain. begitu banyak manusia yang pergi keluar negeri untuk mendapatkan beasiswa karena kecerdasannya. dan masih banyak lagi keahlian Indonesia yang tidak bisa di sebutkian satu persatu. namun, mengapa indonesia belum mencapai macan asia? bahkan untuk mempertahankan kebudyaan sendiri saja masih belum maksimal? apakah faktor yang mendasari datangnya keganjilan ini???
jawaban dari pertanyaan diatas sebenarnya sudah di ketahui oleh sebagian besar rakyat indonesia. bahkan kebanyakan manusia di Indonesia faham akan keburukan tersebut. namun, masyarakat indonesia masih enggan untuk meninggalkan keburukan yang kini mendarah daging dan di jadikan kebudayaan yang menggerogoti bangsa. apakah keburukan tersebut???
kita tidak perlu munafik dengan apa yang sudah menimpa negara kita yang memprihatinkan ini. bahwa budaya korupsi sudah merajalela dan menduduki kekuasaan paling atas di penjuru negeri. dari penjual asongan sampai pejabat tinggi. sampai-sampai generasi penerus bangsa yang seharusnya menjadi tonggak pembangunan ikut menjadi pelaku utama dalam amsalah ini.
begitu banyak siswa atau siswi yang kini duduk rapi di sekolah, yang bersembunyi di balik kursi sekolah dan buku-buku tebal yang tidak berjumah sedikit. ternyata hanya seorang kuruptor. saya tidak mengatakan semua. tapi mayoritas siswa atau siswi telah belajar menjadi koruptor dengan cara mencontek, membuka buku saat ulangan sampai-sampai menggunakan sistem yang luar biasa canggih agar aksinya itu tidak di ketahui guru maupun teman-temannya.
aksi pembodohan ini sangat sering terjadi di sekolah-sekolah. di lihat dari filosofinya, ini adalah yang sangat memprihatinkan. jika yang kecil saja bisa berbuat seperfect ini, bagaimana jika dia DUDUK DI KURSI PEMERINTAHAN??????
ada sebuah cerita di sebuah sekolah tentang bagaimana seorang koruptor berjalan dan tidak di ketahui aksinya sampai dia menjadi terkenal dan membuat semua orang kagum. kebetulan, saya mengikuti perkembangannya karena kebetulan saya adalah temannya.
dia adalah anak yang cerdas, cantik, dan pandai. semula saya mengira dia adalah sosok yang disiplin dan tidak pernah melakukan aksi pembodohan. sejak saya menjadi temannya, saya sangat kagum dengan kepribadiannya yang selalu nampak jujur.
suatu ketika, saya duduk di belakang karena ada masaiah dengan beberapa teman yang duduk di depan. saat ulangan, saya melihat banyak sekali siswa/i yang membuka buku dan berbisik-bisik. saat itu mata saya menangkap bayangannya yang sedang membuka buku dengan santainya. seketika itu saya kaget. saya tidak menyangka begitu pendeknya pikirannya untuk melakukan hal itu.
hari berikutnya saya menyindir dia kalau ternyata banyak yang berbuat curang dan seharusnya ulangan kemarin harus di ulang kembali. bukannya marah atau apa, dia malah berusaha membenarkan ucapan dan perbuatannya dengan logikanya dan pengetahuannya yang lumayan bagus.
berarti, berapa lama dia menjadi koruptor?????
dari cerita ini bisa di simpulkan beberapa hal.
jangan tertipu dengan apa yang di lihat saja. karena sebenarnya siapapun bisa menjadi koruptor. sebagai guru, seharunya lebih selektive menilai murid. jangan tertipu dari penampilan depan yang nampaknya menurut saja. tapi di belakang menjelma menjadi serigala yang siap mengkhianati anda kapan saja.
sebagai murid, jangan sekali-kali ikut budaya seperti itu. karena budaya yang di pupuk sejak dini, akan mendarah daging dan merusak pribadi bangsa yang luhur.
janganlah sekali-kali membodohi diri sendiri karena aksi pembodohan lebih bodoh dari kebodohan itu sendiri.
Kamis, 30 September 2010
apakah keadilan itu????
keadilan adalah sebuah perlakuan yang seimbang antara dua benda atau lebih. namun sepertinya, pengertian ini tidak kita cerna secara mendalam. kita masih terpatok oleh sebuat pengertian yang kontekstual. padahal dalam pengertian ini ada makna lain yang biasanya kita lupakan.
banyak kita jumpai, keadilan itu adalah di bagi rata dan sama. meskipun keadaan dua belah pihak tidak sama. contoh: seorang aorang tua memberikan uang saku pada dua anaknya dengan jumlah yang sama. yaitu 5000 perhari. padahal dua anaknya ini berbeda jenjang. yaitu yang satu SMA dan yang satu lagi SD. banyak manusia mengatakan bahwa kejadian itu adalah yang benar. karena keadilan yang mereka serap adalah dimana keadaan seimbang tanpa memperdulikan keadaan dua benda yang sedang di adili tersebut. dan itu salah total di berbagai masalah yang sama dengan cerita itu. lalu bagaimana dengan keadilan yang benar????
seimbang bukan hanya di nyatakan dalam pembagian beberapa buah benda yang sama. sama disini berarti sama keadaan, bukan sama dalam artian bentuk saja. contoh : seorang ibu memberikan dua bendah benda yang berbeda pada dua anaknya. yaitu yang besar untuk yang dewasa, dan yang kecil untuk yang masih SD. inilah situasi yang di katakan adil. karena kebutuhan sang anak yang dewasa lebih besar daripada anak yang kecil.
demikian pula banyak fenomena yang kita jalani sehari-hari. hendaknya kita perlakukan sesuai porsinya.
Selasa, 21 September 2010
mengubah tekanan jadi aturan yang nyaman
mungkin bab ini sudah berulang kali di bahas oleh pakar-pakar sosiologi dan psikologi. tapi mungkin apa yang akan di jabarkan disana sedikit berbeda dengan yang ada disini. mengapa demikian? mari kita simak sekelumit pembahasan plus tips untuk mengubah hidup orang tua dan anak lebih baik dan tanpa tekanan.
remaja adalah masa dimana seseorang sedang melepas dunia kanak-kananya dan sedang beranjak ke dunia orang dewasa. semua komponen yang ada di remaja akan terganggu. banyak orang menyebutkan kalau remaja adalah fase paling susah untuk di lalui. karena di masa ini remaja akan merasakan hal yang tak pernah dia rasakan. contohnya, dia tahu kalau menang sendiri itu tidak benar. tapi entah mengapa remaja begitu hobby melakukan itu. tenang kawan, itu manusiawi.
ada remaja yang akan mendapatkan banyak tekanan hingga dia tidak bisa lagi mengelak meskipun mereka ingin sekali berontak dari "lingkaran setan"namun ada juga tekanan yang membuat hidup mereka lebih teratur dan di perlukan.
tapi siapa sih yang akan betah dengan sesuatu yang bernama tekanan?
oke kawan. orang yang di berikan tekanan negatif akan berdampak buruk. contohnya melunjak, tidak beretika dan selala macam. dan untuk merubah semua ini sangat sulit. terlebih jika tekanan itu di pupuk seak awal remaja. apalagi saat rejama??????
tapi kadang ada juga remaja nakal yang sengaja mengatakan aturan orang tua sebagai tekanan yang mengganggu padahal itu maksudnya baik sekali.
lalu bagaimana caranya membedakan mana yang tekanan dan mana yang aturan???
disini kami membutuhkan peran aktiv orang tua untuk lebih mengerti anak-anaknya. pertama, orang tua harus bersikap bijaksana. jangan marahin anak terus sekali-kali ajak anak anda jalan-jalan saat dia bersalah. lalu selipkan beberapa nasihat saat anda dan dia refreshing. dan untuk si anak, tolong dong dengerin mama ngomong dan terjemahkan omongan mama itu lewat hati. jangan lewat pikiran aja.
yang kedua, cobalah saling terbuka antara orang tua dan anak. sekecil apapun masalah yang sedang di hadapi. usahakan orang tua sekali tahu. bukannya saya mengarkan untuk manja. apa salahnya sih cerita? kan orang tua kita adalah orng pertama yang mencintai kita. iya nggak???
untuk Ibu dan Bapak tak perlu ambil pusing juga, janganlah anda menyimpan semuanya sendiri jika itu perlu di jelaskan dan di beritahukan pada anak. dengan begitu aturan yang anda buat untuk membentengi anak anda dari mara bahaya akan sedikit-demi sedikit terselelsaikan.
dan yang terakhir, buatlah aturan yang ada sebagai objek kesadaran. ini untuk pihak orng tua dan anak juga. dan usahakan aturan itu di sepakati berdua. layaknya janjian dengan pacar gitu......
insyaallah dengan beberapa hal itu, tekanan tidak lagi keluar dari mulut anak anda. anak-anak juga akan menyadari betapa pentingnya "police line" dari orang tua.
sekian. semoga sekilas info ono bermanfaat bagi yang membacanya. klik pertanyaan di sebelah kiri jika anda menginginkan penjelasan. :)
Jumat, 03 September 2010
semoga kamu ngerti apa yang terjadi denganku
aku nggak bakal menafikan diri kalo aku sebel banget sama kamu. mungkin bagi kamu ini BIASA AE. seperti yang pernah kamu bilang orang kamu cuma mikirin aku sebesar 1% AJA. iya kan???
itu urusanku bukan urusanmu. paling gitu jawabanmu saat kamu ngerti kalo aku bener-bener EMOSI. dan tanggal 2 sepetember kemarin bikin aku membulatan tekad buat NGELUPAIN KAMU selamanya.
emang, aku nggak berhak ngelarang kamu jalan sama siapapun. sama MANTAN kamu kek, sama PACARA BARU kamu kek, sama SELINGKUHANMU kek. itu emang bukan urusanku.
tapi aku kira kamu udah cukup pintar buat ngerti gimana rasanya CEMBURU. dan aku yakin kamu juga pernah ngerasain itu.
karena itu aku hapus list Fb kamu. dan blokir kamu di FB. coz aku BENER-BENER SEDANG MARAH. kamu tau sendiri kan kali aku nggak pernah main-main sama apa yang aku lakukan.eh.. kamunya ngajak bercanda.
kamu kira aku nggak punya hati?? apa maksud kamu emang sengaja biar aku nangis dan nggak ganggu kamu lagi???
shIT!! TAK KASIH TAHU YA BRO......
MESKIPUN GAK KAMU GITUIN, AKU TETEP BAKAL NGELUPAIN KAMU DAN NGGAK BAKAL INGET MA KAMU LAGI.
lagian aku udah lupa tuh dimana ya kita ketemu?
terus, kok bisa aku ketemu orang kayak kamu????
hmm?????
aku nulis ini bukan buat kamu simpati, im3, terharu ato apa. aku cuma ngasih tahu ke kamu
NIH KAMU BEBAS TANPA AKU
DAN AKU NGUCAPIN SELAMAT, KAMU UDAH BERHASIL BIKIN AKU TRAUMA UNTUK KEDUA KALINYA
BUAT BERCINTA. PUAS LOE!!!!!!!
AND CATAT...... AKU NGGAK PERNAH NANGISIN KAMU LAGI SETELAH 2 SEPTEMBER LALU.
YANG ADA...
AKU BENCI KAMU SELAMANYA
MESKIPUN BUMI TERBELAH DUA, AKU TETAP BERDIRI SENDIRI DAN NGGAK PEDULI SAMA KAMU.
SUMPAH ATAS NAMA CINTA YANG LUHUR, KU CABUT KALO AKU PERNAH SUKA MA KAMU.
KINI...
KITA BENER-BENER NGGAK PERNAH KENAL!!!
Rabu, 01 September 2010
aku masih sangat mencintaimu
y, aku masih sangat mencintaimu
tapi aku berusaha untuk melupakanmu
meskipun rasanya sangat sakit. seperti tumbuhan yang di cabut dari tanah yang kering
rasanya sangat sakit
tapi aku tak punya pilihan lain untuk menentukan apapun.
sebenarnya aku tidak ingin melupakanmu apalagi jauh darimu
toh meskipun kamu ku hapus dari list FB-ku, aku terus saja membuka alamat fbmu itu
meskipun nomor hpmu ku hapus semua dari hpku
aku hafal luar kepala ketiga-tiganya
selama ini aku berusaha kuat di hadapanmu
berusaha tersenyum pada dunia ketika melihat kamu dari jauh
tapi sebenarnya aku rapuh

